Buku
SMK Negeri 2 Jepara
Penilaian
0,0
dari 5Marx dan Freud
Ruben Osborn, melalui buku ini, menyatakan bahwa tak ada perselisihan, utamanya perihal kajian tentang sifat-sifat dasar manusia. Sebaliknya, keduanya justru saling melengkapi dan memperkaya. Keduanya sama-sama memandang manusia sebagai subjek kekuatan irasional. Bagi Marxisme, kekuatan ini bersumber dari dunia ekonomi. Bagi psikoanalisis, irasionalitas manusia berakar pada cara berpikir kanak-kanak dan cara merasakan kehidupan khas manusia dewasa. Praktis, buku ini mengulas soal bagaimana menjadikan psikoanalisis dipelajari secara lebih cermat oleh para pengikut Marxisme dengan maksud agar Marxisme dipelajari secara lebih cermat oleh para pengkaji psikoanalisis.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (100) | B36229 | 144 REU m | Tersedia |
| My Library (100) | B36230 | 144 REU m | Tersedia |
| My Library (100) | B36231 | 144 REU m | Tersedia |
| My Library (100) | B36232 | 144 REU m | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 144 REU m
- Penerbit
- yogyakarta: Ircisod, 2021
- Deskripsi Fisik
- 264hlm.;20cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-623-7378-84-6
- Klasifikasi
- 144
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- cet.1
- Subjek
- Filsafat Dan Teori
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Reuben Osborn
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah